Jokowi: Perbedaan Bukan Penghalang untuk Hidup Rukun dalam Keharmonisan

Oleh:   Media Detail Media Detail   |   April 07, 2018
DETAIL.ID, Jakarta – Perayaan hari suci Nyepi memberikan inspirasi untuk selalu menjaga keharmonisan hidup sebagai jalan menuju kebahagiaan. Dalam Tri Hita Karana, umat Hindu juga diajarkan untuk menjaga keharmonisan dengan sesama dan alam lingkungan di sekitar kita sebagai perwujudan Srada Bhakti pada Tuhan.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo ketika memberikan sambutan pada acara Dharma Santi Nasional Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940 yang dihelat di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (7/4/2018).

“Umat Hindu juga diminta untuk selalu memegang teguh ajaran Wasudewa Kutum Bhakam, kita semua bersaudara. Yang menekankan arti penting persaudaraan yang sejati karena kita semua berasal dari sumber yang sama yakni dari Tuhan yang Maha Esa,” ucap Jokowi.

Presiden yang hadir bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengingatkan bahwa bangsa Indonesia dianugerahi oleh Tuhan sebagai bangsa yang majemuk, dengan 714 suku yang tersebar di 17 ribu pulau dengan agama, bahasa, dan seni-budaya yang berbeda-beda.

Oleh karenanya, perbedaan latar belakang agama, suku, dan budaya bukanlah penghalang bagi kita untuk bersatu dan hidup rukun dalam keharmonisan.

“Perbedaan juga bukan penghalang untuk hidup saling menghormati, saling membantu tolong menolong dan membangun solidaritas sosial yang kokoh,” ujar Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi juga menegaskan bahwa perbedaan itu tidak harus diseragamkan, tidak juga harus ditiadakan atau bahkan dilenyapkan.

“Semua perbedaan dan keragaman itu justru harus diikat oleh persaudaraan sejati, diikat oleh kebersamaan, diikat oleh kesadaran yang kuat bahwa kita adalah sebangsa dan setanah air,” ujar Jokowi.

Oleh karena itu, Jokowi meyakini bahwa bangsa Indonesia akan akan tetap berdiri kokoh sampai berwindu-windu lamanya asalkan semua elemen bangsa bersatu.

“Bersatu menghadapi kebodohan, bersatu menghadapi kemiskinan dan keterbelakangan, bersatu untuk menjadikan negara yang kita cintai bersama menjadi negara maju, negara pemenang, negara yang berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia,” tutur Jokowi.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (rilis)

Tampilkan Komentar