Gapura Inspektorat Roboh, Diduga Karena Pondasinya Tak Kuat

Oleh:   Media Detail Media Detail   |   April 06, 2018
Gapura yang roboh menimpa pos penjagaan. FOTO/Jonie
DETAIL.ID – Salah satu gapura kantor Inspektorat Provinsi Jambi pada Jumat (6/4/2018) sekira jam 9 pagi tadi roboh. Namun bunyinya yang cukup keras tidak terdengar hingga ke dalam kantor. 

Robohnya gapura itu nyaris menimpa pos penjagaan. "Untung ketika roboh itu, tidak ada orang yang berdiri di sana atau kendaraan yang diparkir di dekatnya. Kalau tidak bisa hancur dan memakan korban," kata salah seorang saksi mata bernama Heri yang kebetulan melintas saat kejadian tersebut.

Robohnya gapura tersebut awalnya diketahui salah satu pegawai kantor. Ia bermaksud menanyakan siapa pemilik sebuah mobil yang parkir di depan gapura yang roboh.

Kabarnya, pekerjaan itu zaman Erwan Malik ketika menjabat sebagai Kepala Inspektorat Provinsi Jambi sekitar tahun 2014. Kemudian direhab lagi zaman Hefni Zen, Kepala Inspektorat. Erwan Malik pada Rabu (4/4/2018) baru saja dituntut hukuman penjara 2,5 tahun terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang ditangani KPK.

Edi Latief, Ketua Forum Pemantau Anggaran Pembangunan Jambi (FPAJ) mengatakan tidak heran jika gapura itu sampai roboh. Soalnya, kata Edi, gapura itu cukup besar, berukuran 80 x 80 cm setinggi 4 meter. Sementara pondasinya hanyalah pasangan batu bata.

Pondasi gapura yang roboh tampak tercerabut. FOTO/Jonie 
"Ya jelas tidak sanggup pondasi begitu menahan gapura yang sebesar itu. Saya kira, aparat penegak perlu mendalami adanya dugaan penyimpangan dalam proses pembangunan tersebut," kata Edi kepada detail, Jumat (6/4/2018). (DE 01/DE 02)

Tampilkan Komentar